User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

A.    Pendahuluan
Pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan dalam rangka mewujudkan tujuan negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Untuk itu diperlukan sikap sadar dan taat pajak dari segenap warga negara Indonesia sebagai bentuk kegotongroyongan warga negara dalam memikul beban pembangunan. Sebagaimana diketahui bersama bahwa denyut nadi pembangunan di Indonesia bersumber dari APBN yang sebagian besar (sekitar 76%) ditopang dari penerimaan perpajakan.

Untuk membangun masa depan perpajakan Indonesia, maka perlu dipersiapkan generasi bangsa yang memiliki kesadaran pajak yang lebih baik. Budaya sadar pajak harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan agar kesadaran pajak menjadi salah satu karakter generasi bangsa yang cinta tanah air dan bela negara melalui kesadaran melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Perlu upaya kampanye yang dilakukan secara terstruktur, terarah dan terpadu, untuk meningkatkan kesadaran dunia pendidikan terhadap program edukasi kesadaran pajak yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Kegiatan kampanye tersebut dilakukan melalui kegiatan pajak bertutur, yaitu rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan literasi kesadaran pajak kepada dunia pendidikan yang dilaksanakan selama sepekan dari jenjang sekolah tingkat dasar (SD), tingkat menengah (SMP), tingkat atas (SMA) dan tingkat perguruan tinggi.

Kegiatan ini juga disinergikan dengan Program Gerakan Literasi Nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Gerakan Literasi Nasional merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antar unit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia. Gerakan ini akan dilaksanakan secara menyeluruh dan serentak, mulai dari ranah keluarga sampai ke sekolah dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Meningkatkan literasi bangsa perlu dibingkai dalam sebuah gerakan nasional yang terintegrasi, tidak parsial, sendiri-sendiri, atau ditentukan oleh kelompok tertentu. Gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan peningkatan daya saing bangsa.

Diharapkan dengan acara Pajak Bertutur tersebut dapat menjadi penarik perhatian masyarakat dan pemangku kepentingan dunia pendidikan untuk menyadari adanya program pajak masuk dalam pendidikan dan selanjutnya memberikan dukungan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Sikap sadar dan taat pajak dapat diwujudkan apabila nilai-nilai kesadaran pajak sudah ditumbuhkan sejak dini kepada peserta didik melalui proses pembelajaran. Untuk mendukung proses pembelajaran, kemampuan tenaga pendidik dalam menyampaikan nilai-nilai kesadaran pajak kepada peserta didik, perlu ditingkatkan dan diperkaya.

B.    Maksud dan Tujuan Kegiatan:
1.    Memberikan awareness tentang pajak dan program inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan kepada masyarakat;
2.    Menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang dapat mendukung program inklusi kesadaran pajak dalam rangka hari pajak; dan
3.    Meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pembelajaran kesadaran pajak pada dunia pendidikan.

Pajak Bertutur 2021 merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DJP dalam rangka Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-76. Tema dalam dalam Pajak Bertutur 2021 adalah Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara.  Diharapkan, generasi muda akan memahami:
a.    Bahwa bela negara tidak selalu harus berarti “memanggul senjata menghadapi musuh” atau bela negara yang militerisitik.
b.    Menurut Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara keikutsertaan warga negara dalam bela negara secara nonfisik dapat diselenggarakan melalui pendidikan kewarganegaraan dan pengabdian sesuai dengan profesi.
c.    Berdasar hal itu maka keterlibatan warga negara dalam bela negara secara nonfisik dapat dilakukan dengan berbagai bentuk, sepanjang masa, dan dalam segala situasi, misalnya dengan cara:
1)    Mengikuti pendidikan kewarganegaraan baik melalui jalur formal dan nonformal
2)    Membayar pajak yang berfungsi sebagai sumber pembiayaan negara untuk melaksanakan pembangunan.
d.    Dewasa ini, membayar pajak sebagai sumber pembiayaan negara merupakan bentuk nyata bela negara non fisik dari warga negara terutama dalam hal ketahanan nasional bidang ekonomi. Seperti tercantum pada Pasal 30 Undang-Undang Dasar 1945 Ayat 1 bahwa tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
e.    Upaya bela negara, selain sebagai kewajiban dasar manusia, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

Pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal tahun 2020, menyebabkan perubahan cara hidup masyarakat menjadi minim kontak fisik dengan orang lain. Untuk menekan risiko penyebaran virus corona akibat pertemuan tatap muka, acara Pajak Bertutur 2021 dilaksanakan dengan format webinar, melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube DitjenPajakRI.

Kegiatan ini akan dibuka oleh Direktur Jenderal Pajak, dilanjutkan dengan Menteri Menyapa oleh Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dimoderatori oleh Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.

Pada kegiatan ini juga terdapat seminar penelitian dengan judul “Tax Education and  Tax Awareness: An Analysis on Indonesian Tax Education Program” yang disajikan oleh Ibu Christine Tjen, SE, Ak, M.Int.Tax,CA beserta Tim peneliti TERC FEB UI.

C.    Rangkaian Kegiatan:

No Uraian Pengisi
1 Pembukaan Pajak Bertutur 2021 Direktur Jenderal Pajak
2 Menteri Menyapa Menteri Menyapa:
1.    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, SE, M.Sc., Ph.D.
2.    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makari, B.A., M.B.A
Moderator:
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor, S.E., M.Sc.
3 Peluncuran game Edukasi Perpajakan pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan Menteri Keuangan
4 Pemberian penghargaan Edutax Award Menteri Keuangan
5 Seminar paper “Tax Education and  Tax Awareness: An Analysis on Indonesian Tax Education Program” Penyaji:
Wakil Kepala Bidang Administrasi dan Keuangan LPEM FEB UI Christine Tjen, SE, Ak, M.Int.Tax,CA beserta Tim peneliti TERC FEB UI
Pembahas:
Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Dr. Nufransa Wira Sakti, S.Kom., M.Ec.
Penutup:
Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia Prof. Mardiasmo, M.B.A., Ph.D
Moderator:
Putri Indonesia Riau 2019, Founder Kultara dan Natuno Lab Sabrina Anggraini
6 Pengumuman pemenang Lomba Tutur Pajak 2021 dan Lomba Pajak.com Writing Festival 2021 Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor, S.E., M.Sc.
7 Pembagian Doorprize Panitia
8 Penutup Panitia

 

Pajak Bertutur 2021 ini dilaksanakan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak dan 626 Unit Vertikal Direktorat Jenderal Pajak secara serentak di seluruh indonesia dengan melibatkan lebih dari 600 sekolah dan perguruan tinggi serta lebih dari 18.000 pelajar dan mahasiswa.

Pajak Bertutur 2021 disiarkan secara livestreaming melalui akun Youtube DitjenPajakRI atau bit.ly/livepatur2021
Panitia Pajak Bertutur 2021
Narahubung : Sella 0852 6256 9510
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.


 
  • Lomba Tutur Pajak 2021
  • Lomba Tutur Pajak 2021
  • Lomba Tutur Pajak 2021

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

A.    Umum

Dalam rangka peningkatan kesadaran pajak dan peringatan Hari Pajak 2021, Direktorat Jenderal Pajak mengadakan kegiatan Lomba Tutur Pajak dengan tema “Bersama Pajak, Atasi Pandemi, Pulihkan Ekonomi” yang dapat diikuti oleh khalayak umum (meliputi guru, dosen, praktisi, dan masyarakat umum lainnya) di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan program Inklusi Kesadaran Pajak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Inklusi Kesadaran Pajak yang merupakan bagian dari sasaran strategis pengembangan layanan edukasi yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-389/PJ/2020 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2020—2024 dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP- 62/PJ/PJ.09/2020 tentang Rencana Strategis Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Tahun 2020—2024.

 

B.    Tema dan Sub-tema Kegiatan

1.    Tema

Tema Lomba Tutur Pajak adalah “Bersama Pajak, Atasi Pandemi, Pulihkan Ekonomi”.

2.    Subtema

Lomba Tutur Pajak dibagi menjadi 3 subtema, antara lain:

a. Subtema 1 yaitu “Edukasi Perpajakan dalam Pembentukan Karakter Future Tax Payers”. Subtema ini mencakup materi tentang pengenalan pajak dan manfaat pajak secara khusus (terdiri dari pajak untuk kesehatan dan pajak untuk pendidikan) dengan target pembaca pelajar tingkat Sekolah Dasar.

b. Subtema 2 yaitu “Dekat dengan Pajak”. Subtema ini mencakup materi tentang peduli tentang pajak, pengalaman membayar pajak, dan pajak sebagai wujud bakti kepada negara dengan target pembaca pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama.

c. Subtema 3 yaitu “Aku Bangga Bayar Pajak”. Subtema ini mencakup materi tentang pengalaman subjek pajak dan perannya dalam membayar pajak atas usaha dengan target pembaca pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas.

 

C.   Peserta

Peserta lomba terbuka untuk Guru, Dosen, Praktisi, dan masyarakat umum lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia;

2. Memiliki kartu identitas resmi yang berlaku;

3. Memiliki NPWP;

4. Berusia minimal 25 tahun;

5. Peserta melakukan pendaftaran dalam bentuk perorangan; dan

6. Bukan merupakan pelajar atau mahasiswa.

 

D.   Jadwal Kegiatan

1. Pendaftaran dan pengiriman karya dimulai sejak tanggal 20 Juli 2021 s.d. 17 Agustus 2021;

2. Lomba Tutur Pajak akan diumumkan melalui media sosial Direktorat Jenderal Pajak, peringatan Hari Pajak 2021, serta APA Festival IAI;

3. Penjurian Akhir pada tanggal 21 Agustus 2021; dan

4. Pengumuman Pemenang dilakukan melalui media sosial Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 25 Agustus 2021 yang bertepatan dengan peringatan Pajak Bertutur tahun 2021.

 

E.    Dewan Juri

1.    Pihak Internal Direktorat Jenderal Pajak;

a. Kepala Subdirektorat Penyuluhan Perpajakan;

b. Kepala Seksi Dukungan Penyuluhan;

c. Kepala Seksi Materi Penyuluhan; dan

d. Fungsional Penyuluh Pajak.

2.    Pihak Eksternal Direktorat Jenderal Pajak:

a. Ikatan Akuntan Indonesia;

b. Forum Dosen Pajak Indonesia; dan

c. Kompartemen Perpajakan Indonesia.

 

F.    Teknis Kegiatan

1.    Ketentuan Umum

a. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak tidak diperkenankan mengikuti lomba ini;

b. Pendaftaran tidak dipungut biaya (gratis);

c. Informasi pengumuman dimuat pada laman https://edukasi.pajak.go.id/tuturpajak2021 dan media sosial resmi Direktorat Jenderal Pajak;

d. Karya yang diikutsertakan lomba harus asli/orisinal buatan sendiri tanpa melanggar hukum atau subjek apa pun dari pihak lain sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku;

e. Karya yang diikutsertakan tidak mengandung unsur konten remaja di atas 18 tahun, SARA, kekerasan, atau konten yang tidak pantas;

f. Peserta wajib melakukan pendaftaran serta melengkapi dan mengirimkan lampiran yang disebutkan dalam formulir pendaftaran sesuai dengan data asli dan legal termasuk pindai Surat Pernyataan Peserta Lomba melalui tautan yang tertera pada laman https://edukasi.pajak.go.id/tuturpajak2021;

g. Format Surat Pernyataan Peserta Lomba dapat diunduh melalui laman https://edukasi.pajak.go.id/tuturpajak2021;

h. Peserta yang tidak memenuhi persyaratan pendaftaran atau tidak melengkapi hasil karya lomba sampai batas akhir pendaftaran akan dinyatakan gugur;

i. Seluruh karya yang telah dikirim akan tetap menjadi hak milik penulis, namun Direktorat Jenderal Pajak dapat menggunakan, menyiarkan, dan mengubah seluruh atau sebagian karya tersebut untuk keperluan edukasi perpajakan tanpa batas waktu yang ditentukan serta penulis tidak dapat menuntut royalti kepada pihak Direktorat Jenderal Pajak;

j. Panitia berhak untuk melakukan diskualifikasi peserta atau mencabut gelar juara dari pemenang jika ditemukan kecurangan atau pelanggaran hukum pada karya yang diikutsertakan dalam lomba;

k. Peserta yang sudah melakukan pendaftaran dianggap telah membaca dan mematuhi mekanisme pendaftaran serta ketentuan lomba yang disampaikan melalui pengumuman ini; dan

l. Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

 

2.    Ketentuan Khusus

a. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan hasil karya maksimal 1 (satu) karya sesuai dengan subtema yang dipilih;

b. Karya yang diikutsertakan lomba belum pernah diikutsertakan pada lomba lain serta belum pernah dimuat pada koran, majalah, blog, atau media lainnya; dan

c. Karya dibuat dengan ketentuan:

1) Subtema 1 dibuat dalam bentuk comic strip yang terdiri dari 4-8 frame.

2) Subtema 2 dan subtema 3 dibuat dalam bentuk artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan jumlah maksimal 2 halaman. Artikel ditulis dengan ketentuan format spasi 1.5, jenis huruf Arial font 11, ukuran kertas A4, margin (garis) atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi) 3 cm atau 1,18 inci.

3.    Pengiriman Karya

a. Pengumpulan karya dilakukan dalam bentuk file *.pdf melalui tautan yang tersedia pada laman https://edukasi.pajak.go.id/tuturpajak2021.

b. File diberi nama dengan format “namapeserta_subtema”.

 

G.   Kriteria Penilaian

Dalam penjurian hasil karya dapat diklasifikasikan beberapa kriteria yang dinilai, antara lain: Untuk subtema 1:

1. Nilai Pesan (makna yang terkandung dalam comic strip), bobot nilai 40%;

2. Kreativitas (keunikan dan ide pembuatan comic strip), bobot nilai 30%; dan

3. Kewajaran Ilustrasi (penggambaran ilustrasi tokoh harus jelas dan wajar sehingga tidak menimbulkan multitafsir), bobot nilai 30%.

Untuk subtema 2 dan subtema 3:

1. Kesesuaian Isi dengan judul dan tema, bobot nilai 40%;

2. Gagasan (ide menarik dan kontekstual), bobot nilai 40%; dan

3. Penggunaan Bahasa (tata bahasa dan ejaan), bobot nilai 20%.

 

H.   Apresiasi kepada Peserta

1. Sertifikat elektronik untuk semua peserta lomba;

2. Total Hadiah Pemenang Lomba sebesar Rp 45.000.000,00 (Empat Puluh Lima Juta Rupiah), pajak ditanggung pemenang, dengan rincian sebagai berikut:

a. Subtema 1 (target Tingkat Sekolah Dasar)

1)  Juara I       Rp 6.000.000,00

2)  Juara II      Rp 5.000.000,00

3)  Juara III     Rp 4.000.000,00

b. Subtema 2 (target Tingkat Sekolah Menengah Pertama)

1)  Juara I       Rp 6.000.000,00

2)  Juara II      Rp 5.000.000,00

3)  Juara III     Rp 4.000.000,00

c. Subtema 3 (target Tingkat Sekolah Menengah Atas/sederajat)

1)  Juara I       Rp 6.000.000,00

2)  Juara II      Rp 5.000.000,00

3)  Juara III     Rp 4.000.000,00

3. Sertifikat kepada para pemenang lomba; dan

4. Karya yang terpilih akan digunakan sebagai materi edukasi perpajakan Direktorat Jenderal Pajak dan ditayangkan di laman https://edukasi.pajak.go.id/tuturpajak2021.

 

I.      Ketentuan Lain-lain

1. Ketentuan ini tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu; dan

2. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, (021) 5250208, 5251509, email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., situs: www.pajak.go.id; www.edukasi.pajak.go.id, atau narahubung Sdr. Sella Anggraini Harahap (0852 6256 9510) dan Sdr. Yusuf Azis (0858 7696 1252).

 

J.    Tautan

· Pendaftaran

· Kirim Karya

· Surat Pernyataan

· Pengumuman Lomba Tutur Pajak 2021


  • Konferensi Nasional Perpajakan 2020
  • Konferensi Nasional Perpajakan 2020

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sadar dan taat pajak, Direktorat Jenderal Pajak telah melaksanakan Program Inklusi Kesadaran Pajak, salah satunya dengan mengadakan kegiatan Call for Paper (CFP) Perpajakan 2020.

Tema yang diusung pada CFP Perpajakan 2020 adalah "Kebijakan dan Strategi Perpajakan yang Tepat dalam Upaya Menghadapi Pandemi Covid-19 dan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional". CFP Perpajakan 2020 merupakan kegiatan CFP yang kedua setelah diadakan pertama kali pada tahun 2018.

Setelah pendaftaran ditutup pada tanggal 15 Oktober 2020, sebanyak 118 paper ilmiah yang masuk saat ini sedang dalam proses seleksi. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang lolos CFP Perpajakan 2020, DJP akan menyelenggarakan Konferensi Nasional Perpajakan 2020 dan dalam kegiatan ini juga akan diumumkan pemenang CFP Perpajakan 2020.

Kegiatan Seminar Perpajakan 2020 yang akan dilaksanakan pada Kamis, 3 Desember 2020 ini  menghadirkan beberapa tokoh dengan mengulas isu terkini tentang perpajakan, yakni:

  1. Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Membangun Kepatuhan Perpajakan Melalui Riset sebagai Pendekatan Edukasi Pajak;
  2. Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Dr. Nufransa Wira Sakti, Strategi Pengawasan Pajak dalam Upaya Menghadapi Pandemi Covid-19 dan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional;
  3. Pengamat Ekonomi dan Keuangan Negara M. Chatib Basri, akan membahas topik Resesi, Periode Survival, dan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19;
  4. Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, Peran Call for Paper Perpajakan 2020 bagi Direktorat Jenderal Pajak

Pendaftaran untuk mengikuti Konferensi Nasional Perpajakan 2020 melalui Zoom Meeting dilakukan dengan mengakses tautan bit.ly/registrasiKNP2020 , dan apabila kuota telah penuh silakan mengikuti Live Streaming di kanal Youtube DitjenPajakRI.


  • Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan 2021
  • Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan 2021

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

A. UMUM

Dalam rangka meningkatkan kesadaran perpajakan dan memperingati Hari Pajak 2021, Direktorat Jenderal Pajak mengadakan kegiatan Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan dengan tema “Pajak Kuat, Indonesia Maju” yang dapat diikuti oleh masyarakat umum khususnya penggiat aplikasi game di Indonesia yang bertujuan untuk menyukseskan inklusi perpajakan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan variasi materi edukasi yang merupakan bagian dari sasaran strategis pengembangan layanan edukasi yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-389/PJ/2020 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2020—2024 dan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-62/PJ/PJ.09/2020 tentang Rencana Strategis Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Tahun 2020—2024.

B. TEMA DAN SUBTEMA KEGIATAN

1. Tema

Tema lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan adalah “Pajak Kuat, Indonesia Maju”.

2. Subtema

Subtema Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan mencakup hal sebagai berikut:

a. Kesadaran Pajak, subtema ini mencakup materi tentang sejarah pajak, konsep pajak, pengertian pajak, fungsi pajak, dan manfaat pajak;

b. Kepatuhan Perpajakan, subtema ini mencakup materi tentang administrasi perpajakan mulai daftar, hitung, bayar, dan lapor; dan

c. Penegakan Hukum Perpajakan, subtema ini mencakup materi tentang proses dilakukannya upaya untuk tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum perpajakan di Indonesia.

C. PESERTA

1. Kategori Junior

a. Warga Negara Indonesia;

b. Terbuka bagi siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat;

c. Peserta melakukan pendaftaran dalam bentuk perorangan atau tim dengan anggota maksimal 5 (lima) orang; dan

d. Guru/orang tua diperbolehkan untuk mendampingi dalam proses menentukan ide game.

2. Kategori Umum

a. Warga Negara Indonesia;

b. Peserta minimal berusia 17 tahun; dan

c. Peserta melakukan pendaftaran dalam bentuk perorangan atau tim dengan anggota maksimal 5 (lima) orang.

D. JADWAL KEGIATAN

1. Pendaftaran dan pengiriman karya lomba dimulai sejak tanggal 24 Mei s.d. 2 Juli 2021;

2. Lokakarya Pembuatan Narasi Edukasi Perpajakan pada Desain Game dilaksanakan secara daring melalui webinar pada tanggal 10 Juni 2021. Materi dan Video Rekaman Lokakarya dapat diakses melalui tautan MATERI EDUKASI

3. Pengumuman Pemenang pada tangal 14 Juli 2021 dan diumumkan melalui sosial media Direktorat Jenderal Pajak bertepatan dengan peringatan Hari Pajak dan dikemas dalam acara Peluncuran Game Edukasi Perpajakan Pertama di Indonesia.

 E. DEWAN JURI

1. Pihak Internal Direktorat Jenderal Pajak; dan

2. Pihak Eksternal Direktorat Jenderal Pajak:

a. Asosiasi Game Indonesia;

b. Gamereactor Indonesia; dan

c. Game Developer Shopee.

 F. TEKNIS KEGIATAN

1. Ketentuan Umum

a. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak tidak diperkenankan mengikuti lomba ini;

b. Pendaftaran tidak dipungut biaya (gratis);

c. Informasi pengumuman dimuat pada laman https://edukasi.pajak.go.id dan media sosial resmi Direktorat Jenderal Pajak;

d. Karya yang dilombakan harus asli/orisinil buatan sendiri tanpa melanggar hukum atau subjek apapun dari pihak lain sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku;

e. Aplikasi yang diikutsertakan tidak mengandung unsur konten remaja di atas 18 tahun, SARA, kekerasan, atau konten yang tidak pantas serta tidak memiliki desain monetisasi, seperti pembelian aplikasi, iklan, atau fungsi lainnya;

f. Peserta wajib melakukan pendaftaran serta melengkapi dan mengirimkan lampiran yang disebutkan dalam formulir pendaftaran sesuai dengan data asli dan legal termasuk pindaian Surat Pernyataan Peserta Lomba melalui tautan: 

FORM PENDAFTARAN KATEGORI UMUM

FORM PENDAFTARAN KATEGORI JUNIOR

g. Format Surat Pernyataan Peserta Lomba dapat diunduh melalui FORMAT SURAT PERNYATAAN;

h. Peserta yang tidak memenuhi persyaratan pendaftaran atau tidak melengkapi Hasil Karya Lomba sampai batas akhir pendaftaran akan dinyatakan gugur;

i. Hak Kekayaan Intelektual keseluruhan hasil karya dan pemenang lomba tetap melekat pada kreator, Direktorat Jenderal Pajak dapat menggunakan, menyiarkan, dan merubah seluruh atau sebagian hasil karya tersebut untuk keperluan materi sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan perpajakan tanpa batas waktu yang ditentukan serta kreator tidak dapat menuntut royalti kepada pihak Direktorat Jenderal Pajak;

j. Panitia berhak untuk melakukan diskualifikasi peserta atau mencabut gelar juara dari pemenang jika ditemukan kecurangan atau pelanggaran hukum dalam karya yang dilombakan;

k. Peserta yang sudah melakukan pendaftaran dianggap telah membaca dan mematuhi mekanisme pendaftaran serta ketentuan lomba yang disampaikan melalui pengumuman ini;

l. Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

 2. Ketentuan Khusus

a. Peserta yang sudah terdaftar dalam sebuah tim tidak bisa digantikan dengan orang lain selama lomba berlangsung;

b. Peserta dapat mengirimkan hasil karya maksimal 2 (dua) aplikasi game;

c. Game harus dibuat mulai dari awal pada saat acara dimulai;

d. Game yang diikutsertakan harus mengandung unsur edukasi perpajakan. Peserta dapat memilih salah satu dari Subtema yang sudah ditentukan. Materi terkait edukasi perpajakan dapat diakses melalui tautan MATERI EDUKASI

e. Hasil karya diciptakan dengan platform HTML5 berbasis web minimal support Google Chrome Browser dan Safari Browser versi terbaru dan dapat digunakan untuk device touchscreen;

f. Jenis hasil karya yang dibuat yaitu casual atau midcore  tidak memiliki fitur online (multiplayer, online leaderboard, chat, dll) dan bersifat rileks atau mudah untuk dipelajari serta playable dapat digunakan di Framework Electorn JavaScript;

g. Ukuran hasil karya berbentuk landscape (1.920 x 1.080 pixel) dengan kapasitas maksimal ukuran game 100 MB;

h. Peserta diperbolehkan menggunakan tools, engine, library, script, atau assets apapun akan tetapi game engine yang digunakan harus sudah ditanam/include di dalam aplikasi tersebut tanpa melakukan instalasi pada device komputer yang akan digunakan;

i. Asset game harus dibuat sendiri atau menggunakan free asset yang dapat diunduh di internet;

j. Hasil karya dipastikan sudah dicoba dan lancar digunakan melalui web driver webkit seperti Google Chrome Browser, Safari Browser, atau aplikasi browser lainnya dengan versi terbaru serta bisa digunakan untuk device touchscreen.

3. Pengiriman Karya

a. Pengumpulan karya lomba diunggah dalam satu folder yang dikompres ke dalam bentuk *.rar atau *.zip melalui tautan UNGGAH KARYA LOMBA

b. File hasil kompres diberi nama dengan format “namapeserta_judulkarya”;

c. Folder hasil karya terdiri dari:

1) File aplikasi dalam format HTML5 dan file pendukung lainnya dalam satu folder khusus;

2) Deskripsi game, cara instalasi, petunjuk memainkan game, dan profil anggota tim dalam bentuk PDF;

3) Cover/poster game ukuran 1080 x 1350 pixel dalam bentuk JPG/PNG;

4) Gambar screeenshot game; dan

5) Video teaser maksimal 3 (tiga) menit.

G. KRITERIA PENILAIAN

Dalam penjurian hasil karya dapat diklasifikasikan beberapa kriteria yang dinilai, antara lain:

1. Fungsionalitas;

2. Engagement;

3. Komponen:

a. Gameplay;

b. Desain Visual;

c. Desain Audio; dan

4. Konten dan Tema.

H. APRESIASI KEPADA PESERTA

1. Sertifikat elektronik untuk semua peserta lomba cipta game dan peserta workshop;

2. Total Hadiah Pemenang Lomba Rp70.500.000,00 (Tujuh Puluh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), pajak ditanggung pemenang:

a. Kategori Umum

1) Juara I Rp12.000.000,00

2) Juara II Rp10.000.000,00

3) Juara III Rp8.000.000,00

4) Juara IV Rp6.000.000,00

5) Juara V Rp4.000.000,00

b. Kategori Junior

1) Tingkat Sekolah Dasar

a) Juara I Rp5.000.000,00

b) Juara II Rp3.500.000,00

2) Tingkat Sekolah Menengah Pertama

a) Juara I Rp6.000.000,00

b) Juara II Rp4.000.000,00

3) Tingkat Sekolah Menengah Atas/sederajat

a) Juara I Rp7.000.000,00

b) Juara II Rp5.000.000,00

3. Sertifikat kepada para pemenang lomba; dan

4. Game yang terpilih akan digunakan sebagai materi sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan perpajakan Direktorat Jenderal Pajak dan ditayangkan di laman https://edukasi.pajak.go.id/.

I. KETENTUAN LAIN-LAIN

1. Ketentuan ini tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu; dan

2. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, (021) 5250208, 5251509, email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., situs www.pajak.go.id; www.edukasi.pajak.go.id, atau narahubung Sdr. Adhi Triana (0878 8216 9748).

 

TAUTAN:

 


  • Pengumuman Call for Paper Perpajakan 2020

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

I.    Umum

Call for Paper Perpajakan yang akan diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan bertujuan untuk:

  1. Menyukseskan inklusi perpajakan;
  2. Menjadi bahan masukan untuk perumusan kebijakan perpajakan;
  3. Memberikan  ruang  kepada  para  peneliti  dan  akademisi  yang  memiliki  ketertarikan dengan dunia perpajakan untuk dapat melakukan riset di DJP; dan
  4. Menyebarluaskan   informasi   hasil   penelitian   para   pejabat,   pegawai,   akademisi, mahasiswa, praktisi, serta pihak lain yang membutuhkan.

II.   Tema

Tema Call for Paper DJP Tahun 2020 adalah “Kebijakan dan Strategi Perpajakan yang Tepat dalam Upaya  Menghadapi Pandemi COVID-19 dan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

III.  Subtema

Subtema Call for Paper DJP mencakup hal sebagai berikut:

  • Kepatuhan Perpajakan;
  • Peraturan Perpajakan;
  • Teknologi Informasi Perpajakan;
  • SDM dan Organisasi;
  • Edukasi Perpajakan;
  • Layanan Perpajakan;
  • Penegakan Hukum Perpajakan; dan
  • Proses Bisnis Perpajakan.

IV. Ketentuan Umum

Ketentuan umum penulisan artikel Call for Paper DJP adalah sebagai berikut:

  1. Naskah berupa hasil penelitian, pemikiran dan/atau kajian kritis terhadap aspek perpajakan, yang belum pernah dipublikasikan dalam media publikasi lain;
  2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa  Inggris. Abstrak  ditulis  dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Abstrak antara 150 – 200 kata. Abstrak harus diikuti dengan 3 – 5 kata kunci;
  3. Naskah ditulis dengan menggunakan template penulisan yang sudah disediakan oleh penyelenggara. File dapat diunduh dalam laman ejurnal.pajak.go.id;
  4. Naskah dikirim kepada panitia dengan mengunggahnya pada laman ejurnal.pajak.go.id;
  5. Naskah dikirim paling lambat tanggal 15 Oktober 2020 Pukul 23.59 WIB.

V.  Ketentuan Khusus

  1. Ketentuan mengenai pedoman penulisan naskah ilmiah perpajakan tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari pengumuman ini;
  2. Ketentuan sebagaimana dimaksud di atas dapat dilihat dan diunduh pada laman ejurnal.pajak.go.id.

VI. Pendaftaran dan Alur Pengiriman

  1. Calon peserta login atau membuat akun baru pada laman ejurnal.pajak.go.id;
  2. Mengunggah file naskah ilmiah yang akan diikutsertakan dalam Call for Paper;
  3. Calon peserta menyelesaikan proses submit naskah pada laman ejurnal.pajak.go.id dan menerima surel tanda terima naskah.

Terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam penulisan dan/atau penyebarluasan pengumuman Call for Paper ini.


© 2021 Direktorat Jenderal Pajak