Tingkatkan Kepatuhan, Pajak Jatim II Gandeng UMKM Sidoarjo

Tingkatkan Kepatuhan, Pajak Jatim II Gandeng UMKM Sidoarjo

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Timur II bekerja sama dengan Perkumpulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kecamatan Waru dan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo bekerja sama untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi perpajakan terkait dengan aspek perpajakan UMKM dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Kegiatan edukasi diselenggarakan secara luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan diikuti sebanyak empat puluh peserta di Aula Kanwil DJP Jawa Timur II, Sidoarjo, Jawa Timur (Senin, 28/3).

“Peran UMKM sangat penting dalam mendukung perekonomian nasional bahkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2021 mencapai 61 persen. Kegiatan edukasi ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kompetensi perpajakan kepada para pelaku usaha kecil menengah, khususnya yang ada di wilayah Kanwil DJP Jatim II,” ujar Fungsional Penyuluh Pajak F.G. Sri Suratno sebagai salah satu narasumber.

Suratno juga menjelaskan kepada para UMKM mengenai beragam stimulus yang diberikan pemerintah untuk mendorong kegiatan usaha para UMKM yang mengalami keterpurukan pada saat pandemi Covid-19 dalam bentuk insentif, kemudahan, dan fasilitas di bidang perpajakan. “Mulai awal Januari 2022, pengusaha UMKM yang memiliki peredaran bruto sampai dengan lima ratus juta setahun tidak dikenai Pajak Penghasilan (PPh). Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan,” imbuh Suratno.

Dalam sesi penyampaian materi, Tim Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Timur II sebagai narasumber yang terdiri dari F.G. Sri Suratno dan Arif Anwar Yusuf secara bergantian menjelaskan ketentuan terkait perlakuan perpajakan pengusaha dengan peredaran bruto tertentu. Narasumber juga menjelaskan cara mendaftarkan NPWP melalui e-Reg, membuat kode biliing, dan tata cara lapor SPT Tahunan secara online menggunakan aplikasi e-Form. Pada sesi diskusi, peserta mengajukan pertanyaan terkait hal-hal teknis seperti bagaimana perlakuan NPWP Istri, tata cara pelaporan SPT, dan bagaimana tata cara mendaftar NPWP kepada narasumber.


© 2022 Direktorat Jenderal Pajak