Tanamkan Sadar Pajak, DJP Jaksel I dan Universitas Trilogi Rangkul Gen Z

Tanamkan Sadar Pajak, DJP Jaksel I dan Universitas Trilogi Rangkul Gen Z

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis dan Humaniora Universitas Trilogi Ayu Dwidyah Rini membuka Seminar Perpajakan “Literasi Kesadaran Pajak bagi Siswa SMA-SMK dalam Mendukung Minat Wirausaha Gen Z” yang diselenggarakan oleh Universitas Trilogi dan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan I secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting di Jakarta (Kamis, 10/3). Kegiatan Seminar Perpajakan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis Universitas Trilogi ke-9 yang diikuti oleh 177 peserta yang terdiri dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, dan dosen dari seluruh Indonesia.

“Literasi ini merupakan kegiatan Inklusi Kesadaran Pajak yang sangat tepat dalam membangun dan mencipatakn ekosistem literasi perpajakan yang ideal. Diharapkan kegiatan ini mampu mewujudkan pemahaman perpajakan secara komprehensif bagi generasi penerus bangsa (Generasi Z),” ujar Ayu dalam sambutannya.

Selanjutnya, Bayu Kaniskha Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jakarta Selatan I mengapresiasi Tax Center Universitas Trilogi yang telah bekerja sama untuk menyelenggarakan kegiatan ini. “Kesadaran pajak penting ditanamkan sejak dini, oleh karena itu Kami berterima kasih kepada Universitas Trilogi atas peran serta dalam mendukung kesadaran pajak,” ujar Bayu.

Novita Dosen Universitas Trilogi selaku moderator memandu seminar yang menghadirkan tiga narasumber yang terdiri dari akademisi dan praktisi. Ketiga narasumber tersbeut adalah Dosen Program Studi Akuntansi Universitas Trilogi Nurul Aisyah Rachmawati dan dua orang Fungsional Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jakarta Selatan I yakni Ari Widodo dan Tobari. 

Pada seminar kali ini, para narasumber memfokuskan tiga topik pembahasan yang relevan dengan Generasi Z. Tiga topik tersbut meliputi peran perguruan tinggi dalam mendukung terciptanya generasi muda yang taat pajak, literasi sadar pajak bagi wirausaha Generasi Z, dan peran Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan dalam mendukung wirausaha Generasi Z. 

Dalam sesi penyampaian materi, Nurul Aisyah menjelaskan bahwa perguruan tinggi berperan dalam mendukung terciptanya generasi muda taat pajak. “Peran strategis Tax Center adalah sebagai mitra DJP dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dan sebagai pusat informasi dan edukasi perpajakan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, Ari Widodo sebagai praktisi pajak menjelaskan tentang pentingnya literasi pajak yang dimulai dari bangku sekolah. Ari menguraikan bahwa literasi pajak merupakan faktor krusial yang memengaruhi tingkat kepatuhan pajak. Ia juga menegaskan apabila literasi pajak rendah maka akan berbanding lurus dengan tingkat pengetahuan dan kepatuhan wajib pajak dan sebaliknya.

Tobari menambahkan, “Undang-Undang HPP diselenggarakan berdasarkan asas keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan kepentingan nasional yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak.”

Pada sesi terakhir, moderator memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berdialog langsung dengan para narasumber. Terakhir, Novita menutup seminar dengan memberikan kuis interaktif kepada seluruh peserta seminar.


© 2022 Direktorat Jenderal Pajak