Model Pembelajaran

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Inklusi melalui pembelajaran adalah integrasi materi kesadaran pajak melalui proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran sebagai proses belajar dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreativitas berpikir yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat meningkatkan pengetahuan siswa sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi pembelajaran yang didukung dengan sumber belajar seperti buku ataupun  sumber belajar yang lain.

Pendidikan Dasar dan Menengah. Berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, model pembelajaran yang diutamakan dalam implementasi Kurikulum 2013, adalah [1]:

1. model pembelajaran Inkuiri (Inquiry Based Learning)

Model pembelajaran Inkuiri biasanya lebih cocok digunakan pada pembelajaran matematika, tetapi mata pelajaran lain pun dapat menggunakan model tersebut asal sesuai dengan karakteristik KD atau materi pembelajarannya.

2. model pembelajaran Discovery (Discovery Learning)

Model pembelajaran ini bertujuan merangsang peserta didik untuk belajar melalui berbagai permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari dikaitkan dengan pengetahuan yang telah atau akan dipelajarinya

3. model pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning)

Model pembelajaran ini bertujuan untuk pembelajaran yang memfokuskan pada permasalahan komplek yang diperlukan peserta didik dalam melakukan insvestigasi dan memahami pembelajaran melalui investigasi, membimbing peserta didik dalam sebuah proyek kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum, memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menggali konten (materi) dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi dirinya, dan melakukan eksperimen secara kolaborati

4. model pembelajaran berbasis permasalahan (Problem Based Learning).

Model pembelajaran ini bertujuan untuk pembelajaran yang memfokuskan pada permasalahan komplek yang diperlukan peserta didik dalam melakukan insvestigasi dan memahami pembelajaran melalui investigasi, membimbing peserta didik dalam sebuah proyek kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum, memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menggali konten (materi) dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi dirinya, dan melakukan eksperimen secara kolaboratif.

 

[1] https://ibnufajar75.wordpress.com/2014/05/31/model-model-pembelajaran-yang-sesuai-dengan-kurikulum-2013

Pada kurikulum 2013, pembelajaran tingkat SD menggunakan pembelajaran tematik terpadu, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema seperti yang terdapat dalam tabel berikut ini.

Kelas I

Kelas II

Kelas III

Kelas IV

Kelas V

Kelas VI

 

1.  Diriku

1.  Hidup rukun

1.  Perkembangbiakan hewan dan tumbuhan

1.  Indahnya kebersamaan

1.  Benda-benda di lingkungan sekitar

1.  Selamatkan makhluk hidup

 
 

2.  Kegemaranku

2.  Bermain di lingkunganku

2.  Perkembangan teknologi

2.  Selalu berhemat energi

2.  Peristiwa dalam kehidupan

2.  Persatuan dalam perbedaan

 
 

3.  Kegiatanku

3.  Tugasku sehari-hari

3.  Perubahan di alam

3.  Peduli terhadap lingkungan hidup

3.  Kerukunan dalam bermasyarakat

3.  Tokoh dan penemu

 
 

4.  Keluargaku

4.  Aku dan sekolahku

4.  Peduli lingkungan

4.  Berbagai pekerjaan

4.  Sehat itu penting

4.  Globalisasi

 
 

5.  Pengalamanku

5.  Hidup bersih dan sehat

5.  Permainan tradisional

5.  Pahlawanku

5.  Bangga sebagai bangsa indonesia

5.  Wirausaha

 
 

6.  Lingkungan bersih, sehat, dan asri

6.  Air, bumi, dan matahari

6.  Indahnya persahabatan

6.  Indahnya negeriku

6.  Organ tubuh manusia dan hewan

6.  Kesehatan masyarakat

 
 

7.  Benda, hewan, dan tanaman di sekitarku

7.  Merawat hewan dan tumbuhan

7.  Energi dan perubahannya

7.  Cita-citaku

7.  Sejarah peradaban Indonesia

7.  Organisasi di sekitarku

 
 

8. Peristiwa alam

8. Keselamatan di rumah dan perjalanan

8. Bumi dan alam semesta

8. Tempat tinggalku

8. Ekosistem

8.Bumiku

 
 

 

 

 

9. Makananku sehat dan bergizi

9. Lingkungan sahabat kita

9. Menjelajah angkasa luar

 


Nilai-nilai kesadaran pajak diajarkan dalam tema-tema yang bersesuaian dengan nilai-nilai: gotong royong, tanggung jawab, kepekaan sosial, kewajiban warganegara, dan bela negara.


© 2021 Direktorat Jenderal Pajak