Bisnis 'Klunting' dengan Digital Marketing

Berita Business Development Services

Bisnis 'Klunting' dengan Digital Marketing

Sebagai upaya dalam rangka meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Kanwil DJP Jawa Timur III mengadakan Business Development Services (BDS) Tahun 2022 bertempat di Aula Kanwil DJP Jawa Timur III pada Kamis, 22 September 2022.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 60 peserta UMKM yang hadir secara langsung dan 68 peserta UMKM yang hadir secara daring melalui ZOOM Meeting. Para peserta UMKM tersebut merupakan UMKM binaan Kanwil DJP Jawa Timur III.

Business Development Services (BDS), sesuai Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor 13/PJ/2018 tanggal 09 Juli 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Business Development Services, adalah satu strategi pembinaan dan pengawasan kepada wajib pajak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam membina dan mendorong pengembangan usaha secara berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness), keterikatan (engagement) dan kepatuhan (compliance) terhadap pajak. BDS merupakan agenda rutin tahunan Direktorat Jenderal Pajak yang telah dilaksanakan sejak 2018 lalu. 

Kanwil DJP Jawa Timur III pada BDS Tahun 2022 ini menggandeng Shopee Indonesia sebagai narasumber dengan membawakan materi Digital Marketing. Kanwil DJP Jawa Timur III memandang bahwa pemasaran produk dengan Digital Marketing merupakan suatu hal yang sangat diperlukan oleh UMKM sejak periode pra COVID-19 sampai dengan saat ini di tengah perekonomian Indonesia yang sedang naik turun.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Idham Budiarso dalam sambutannya mengatakan bahwa selama masa pandemi, transaksi perdagangan melalui marketplace online meningkat pesat. "Di masa pandemi ini, banyak orang mager keluar rumah, transaksi jual beli melalui marketplace online meningkat pesat. Selain lebih aman dari virus, juga lebih mudah dan banyak pilihan produknya," imbuhnya.

Materi yang disampaikan oleh narasumber dari Shopee Indonesia antara lain cara membuka toko online, registrasi SKU & shop profile, tips dan trik laris jualan di Shopee, dan marketing dasar.

Narasumber Shopee Indonesia Gunawan Prianto mengatakan bahwa berjualan secara online itu mudah dilakukan. "Berjualan online itu mudah asal ada niat. Hanya perlu daftar akun lalu belajar teknik pengambilan foto dan video yang menarik, juga memasarkan atau mengiklankan secara tepat sesuai sasaran," ucapnya. "Kalau masalah foto dan video dari kami (Shopee) bisa bantu, tinggal datang ke kantor kami sudah disediakan alat-alatnya mulai dari kamera, lampu, dan sebagainya," imbuhnya.

Selain penyampaian materi, juga dilakukan praktik membuka toko online pada marketplace Shopee untuk memulai bisnis usaha peserta UMKM. Peserta diberikan pemahaman dasar mengenai transaksi perdagangan melalui marketplace online. Nantinya, seluruh peserta yang mengikuti BDS ini akan mengikuti kelas lanjutan untuk menyelesaikan 9 modul kelas UMKM Shopee dan mendapatkan pendampingan dari Shopee sampai dengan mendapatkan keuntungan.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian materi hak dan kewajiban perpajakan bagi UMKM oleh Fungsional Penyuluh Pajak Nurul Armylia. Ia menghimbau kepada seluruh peserta UMKM agar tidak lupa melaporkan SPT Tahunannya apabila sudah memenuhi hak dan kewajiban perpajakan sesuai peraturan perundangan yang berlaku. "Semoga usaha bapak ibu semuanya berhasil dan laris menguntungkan, semoga seluruh UMKM di Indonesia dapat semakin berkembang, perekonomian Indonesia dapat semakin pulih," ucapnya.

Wino Rangga Prakoso

File Lampiran:
Share on

Pajak Kita, Untuk Kita

Saluran Kontak

Telp: (+62) 21 - 525 0208 Ext.516.01

Senin - Jum'at (Hari Kerja)

Pukul 08:00 - 16.00 WIB

Main Office

Kantor Pusat

Direktorat Jenderal Pajak

Gedung Mari'e Muhammad

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 40-42

Jakarta, 12190

Ikuti Kami