Previous Next

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Strategi dalam kurikulum

Inklusi melalui kurikulum adalah pendekatan integrasi materi kesadaran pajak melalui seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pendidikan Dasar dan Menengah. Strategi inklusi kesadaran perpajakan dalam kurikulum berupa penyisipan materi kesadaran pajak dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Inklusi kesadaran pajak dilakukan dengan penambahan/penekanan kesadaran pajak pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang harus dimiliki setiap siswa. Berikut skema inklusi kesadaran pajak dalam kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah

Skema Inklusi Kesadaran Pajak dalam Kurikulum Dikdasmen

Dalam melakukan inklusi kesadaran pajak dalam kurikulum, hal yang perlu dilakukan adalah menetapkan kompetensi minimal lulusan yang berkaitan dengan kesadaran pajak. Kemudian dibuatlah kompetensi inti dan kompetensi dasar (KI/KD). Dari kompetensi inti dan kompetensi dasar tersebut dijabarkan dalam silabus yang didalamnya memuat materi yang diajarkan dan model pembelajarannya. Untuk tahapan implementasi dalam pembelajaran, dibuatlah rencana program pembelajaran yang berisi rundown pengajaran materi-materi tersebut.

Pendidikan Tinggi. Kurikulum di perguruan tinggi bersifat otonom dan diserahkan kepada  masing-masing perguruan tinggi. Strategi inklusi dilakukan melalui kebijakan Kemenristek Dikti kepada Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia untuk meingintegrasikan materi kesadaran pajak dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

Skema Inklusi Kesadaran Pajak dalam Kurikulum Dikti

Pendidikan sadar pajak harus dibuatkan terlebih dahulu Kerangka Kualifkasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.

Setelah KKNI disusun, selanjutnya ditetapkan capaian pembelajaran kesadaran pajak yang diharapkan dari setiap lulusan perguruan tinggi. Capaian pembelajaran digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran. Capaian pembelajaran selanjutnya dijabarkan dalam silabus yang memuat materi dan metode pembelajaran untuk kemudian dituangkan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai implementasi pembelajarannya.

 

Strategi dalam Pembelajaran

Inklusi melalui pembelajaran adalah integrasi materi kesadaran pajak melalui proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran sebagai proses belajar dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreativitas berpikir yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat meningkatkan pengetahuan siswa sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi pembelajaran yang didukung dengan sumber belajar seperti buku ataupun  sumber belajar yang lain.

 

Strategi dalam perbukuan

Strategi dalam perbukuan mengunakan pendekatan integrasi nilai-nilai kesadaran pajak dalam buku ajar, buku referensi dan buku panduan guru.

Nilai-nilai kesadaran pajak dalam buku ajar, diintegrasikan dalam topik yang sesuai dengan bahasan. Agar tidak memberatkan siswa dan tenaga pengajar, maka nilai-nilai kesadaran pajak tidak dimunculkan dalam bab tersendiri, kecuali dalam mata pelajaran yang menjadi mata pelajaran wajib di setiap jurusan, misalnya dalam mata pelajaran Ekonomi terdapat bahasan perpajakan. 

Selain dalam buku ajar, nilai-nilai kesadaran pajak juga diwujudkan dalam penyediaan buku yang secara khusus membahas tentang nilai-nilai kesadaran pajak. Buku referensi ini ditujukan untuk para siswa maupun bagi para tenaga pengajar dalam rangka memperoleh informasi tambahan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pajak. Penyediaan buku referensi ini  juga merupakan salah satu program DJP untuk menambah literasi perpajakan, sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mencari sumber informasi.

Untuk memberikan panduan kepada tenaga pengajar dalam mengintegrasikan nilai-nilai kesadaran pajak dalam pendidikan, maka perlu disiapkan buku panduan tatacara pembelajarannya yang meliputi: silabus dan Rancangan Program Pembelajaran  (RPP). Dengan buku panduan ini, tenaga pengajar dapat menyusun silabus, session plan, motode pembelajaran serta evaliasinya, sumber-sumber materi, dll.

 

Strategi dalam kegiatan di luar proses belajar mengajar

Merupakan startegi menanamkam nilai-nilai kesadaran pajak melalui berbagai kegiatan di luar sekolah.

Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, upaya menanamkan kesadaran pajak dilakukan melalui kegiatan kesiswaan. Strategi ini digunakan untuk memperkuat pembetukan sikap yang telah dilakukan dalam proses belajar mengajar. Kegiatan kesiswaan yang dapat diberikan muatan kesadaran pajak, seperti; kegiatan ekstrakurikuler Duta Pajak, company visit, Tax Goes To School, Pekan Kreatifitas Siswa, Olimpiade Perpajakan, Lomba Menulis, kegiatan kepramukaan, dll.

Kegiatan Pramuka sebagai salah satu kegiatan kepemudaan yang ditujukan untuk membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, memiliki akhlak yang mulia, mempunyai jiwa patriotik, taat terhadap hukum, dan disiplin. Selain itu juga pribadi yang menjunjung tinggi nilai keluhuran bangsa Indonesia, serta memiliki dan menguasai kecakapan hidup. Pramuka diharapkan menjadi kader bangsa yang mampu menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mengamalkan Pancasila, dan melestarikan lingkungan hidup kunjungan. Dengan menanamkan kesadaran pajak melalui kegiatan kepramukaan dihaarpkan dapat menumbuhkan jiwa cinta tanah air dan bela negara secara non fisik dengan menjadi warga negara yang mempunyai kesadaran membayar pajak.

 

Previous Next

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Program Inklusi Kesadaran Pajak dalam Pendidikan Nasional di lingkungan DJP, dilakukan dengan mengacu pada ketentuan, sebagai berikut:

  1. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36/KMK.01/2014 tentang Cetak Biru Program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun 2014 2025.
  2. Keputusan Sekretaris Jenderal selaku Ketua Tim Pengelola Tim Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (Central Transformation Office) Nomor KEP-33/SJ/2015 tentang Perubahan Manual Implementasi Inisiatif Program Transformasi Kelembagaan di Lingkungan Kementerian Keuangan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Sekretaris Jenderal selaku Ketua Tim Pengelola Tim Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (Central Transformation Office) Nomor KEP-382/SJ/2015.
  3. Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-95/PJ/2015 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2015 - 2019.
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor MoU-21/MK.03/2014 dan Nomor 13/X/NK/2014 tentang Peningkatan Kesadaran Perpajakan Melalui Pendidikan.
  5. Nota Kesepahaman antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor MoU-4/MK.03/2016 dan Nomor 7/M/NK/2016 tentang Peningkatan Kerjasama Perpajakan Melalui Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
  6. Perjanjian Kerjasama antara Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor 001/B1/PKS/2016 dan Nomor KEP-48/PJ/2016 tentang Peningkatan Kesadaran Pajak Melalui Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Pendidikan Tinggi.

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Arti & Filosofi

Logo sadarpajak secara keseluruhan memberikan makna bahwa dengan semangat melayani dan memberikan arti kepada dunia pendidikan, DJP akan selalu berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa melalui pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak sebagai salah satu nilai budaya warga negara yang cinta tanah air dan bela negara.

Tulisan “sadarpajak”

Menggunakan huruf kecil yang melambangkan sikap ramah dan rendah hati. DJP menempatkan diri sebagai pihak yang ramah kepada seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan, menunjukkan keinginan yang besar untuk melayani dengan rendah hati dan memberikan nilai tambah bagi semua pihak (customer oriented).

Tulisan warna hitam

Warna tulisan hitam melambangkan rasa percaya diri dan teguh dalam pendirian

Gambar otak warna biru dengan tulisan samar “pajak”

Gambar otak melambangkan bahwa perilaku manusia dikendalikan oleh alam bawah sadar dari otak. Untuk mengubah prilaku manusia kearah yang lebih baik, harus dilakukan melalui pendidikan dan dilakukan sejak dini.

Warna biru muda melambangkan rasa nyaman, tenang, menyejukkan, warisan luhur, stabilitas (Command, memimpin) dan serius (Respect) serta tahan uji (Reliable). Dasar pondasi yang kuat, berhubungan dengan kesetiaan, hal yang dapat dipercaya, kehormatan yang tinggi (Trust, Integrity). Simbol dari spesialis (Professionalism).

 

Previous Next

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Download filenya disini (link google drive)

Lagu Instrumental dapat didownload disini

Judul   : Sadar Pajak

Genre  : Pop

Cipt      : Febri Noviardi

Lirik     :

 

SADAR PAJAK

 

Pajak bukti peduli pada negeri
Sejak dulu sampai nanti

Pajak mari dimengerti, manfaatnya pasti
sadari dalam pendidikan sekarang ini.

Pre Chorus:

singsingkan lengan bangun harapan
generasi muda jadilah pahlawan
marilah kawan buat perubahan
demi satu tujuan Indonesia yang gemilang

Chorus:

Sadar pajak (Oooeooo) ayo kita tanamkan!
dari sekarang demi masa depan 

Sadar Pajak (Oooeoo) untuk kejayaan
kita dan juga Rakyat Indonesia 

Bridge:

Cinta ada dalam doa
Tanggung Jawab dalam rasa
Pajak ada dalam dada
Pajak milik kita semua
Pajak ada dalam Jiwa

Sadar Pajak Dalam Pendidikan

Subcategories

menu ini berisi bahan publikasi inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan