Previous Next

Mendorong Riset Untuk Kepatuhan, DJP Selenggarakan Seminar Nasional Perpajakan 2019

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

(Jakarta, 14/3/2019) Dalam rangka membangun lingkungan riset, DJP telah menyelenggarakan kegiatan ilmiah berupa Seminar Nasional Perpajakan 2019. Dengan kegiatan seminar ini diharapkan memberikan agenda bagi dunia akademisi bidang perpajakan untuk memutakhirkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang perpajakan serta menghasilkan kontribusi yang inovatif dalam membangun keilmuan dan tata kelola perpajakan di Indonesia. Selain itu, kegiatan seminar ini juga bermanfaat sebagai salah satu metode edukasi kesadaran pajak kepada kalangan mahasiswa, peneliti dan masyarakat.

Kita ketahui bersama bahwa riset merupakan salah satu bagian penting dalam proses bisnis organisasi untuk menjalankan fungsinya. Riset sangat berguna dalam menyediakan informasi untuk mengembangkan kebijakan, produk peraturan, layanan, sumber daya manusia, organisasi, teknologi informasi dan lain sebagainya. Untuk itu riset harus selalu dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi edukasi perpajakan, DJP juga menyelenggarakan ijin riset bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas untuk melaksanakan riset perpajakan. Untuk menyelaraskan dengan kebutuhan, riset tersebut dapat diarahkan untuk membuat analisa dampak kebijakan serta kajian dalam penyusunan aturan perpajakan.

Seminar Nasional Perpajakan 2019 diselenggarakan pada 13-14 Maret 2019 bertempat di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jln Jend Gatot Subroto Kav 40-42, Jakarta. Pada pagelaran tersebut diumumkan 3 (tiga) terbaik Call for Paper Perpajakan 2018. Berikut paper tersebut.

Ketiga paper yang terpilih sebagai karya terbaik Call for Paper Perpajakan 2018 yang diumumkan pada Seminar Nasional Perpajakan 2019 ini adalah:
1. Who Avoid Taxes? An Empirical Study from the Case of Indonesia, oleh Agung Endika Satyadini, Restu Rea Erlangga dan Brigitta Steffi Valegata De Kekko Gani.
2. Does Financial Secrecy Affect Profit Shifting?, oleh I Wayan Agus Eka.
3. Demographic Transition and Tax Revenue in Indonesia, oleh Yuventus Efendi, Wahyu Hidayat, dan Asep Nurwanda.

Sebelumnya, telah dipilih dan diumumkan 28 paper terbaik Call for Paper Perpajakan 2018.

Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi di laman edukasi.pajak.go.id/callforpaper2018 atau edukasi.pajak.go.id/seminar2019. (admin)