Previous Next

Kegiatan Kemahasiswaan

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
 

Secara umum yang dimaksud kegiatan kemahasiswaan adalah suatu kegiatan yang bersifat kokulikuler dan ekstra kurikuler untuk melengkapi kegiatan intra kurikuler, yaitu suatu kegiatan yang dilaksanakan di dalam maupun di luar kampus tanpa diberi bobot sks, yang dapat meliputi bidang  penalaran dan kreativitas, kesejahteraan mahasiswa, kewirausahaan, minat dan bakat, organisasi kemahasiswaan, serta penyelarasan dunia kerja;

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, Mahasiswa mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan dirinya melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler sebagai bagian dari proses Pendidikan. Kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler sebagaimana dimaksud di atas dapat dilaksanakan melalui organisasi kemahasiswaan dan diatur dalam statuta perguruan tinggi. 

Pada jenjang pendidikan tinggi, upaya menanamkan kesadaran pajak dapat juga dilakukan melalui kegiatan kemahasiswaan. Berbagai kegiatan kemahasiswaan yang dapat diberikan muatan nilai-nilai kesadaran pajak, antara lain: kegiatan Kuliah Umum Perpajakan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru, Pembekalan Materi Perpajakan pada Kuliah Kerja Nyata, Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (pra TD, TD, TM, dan TL), Resimen Mahasiswa, Tax Center, Tax Goes To Campus dan sejenisnya. kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan mengusung tema perpajakan, misalnya:

  1. Inklusi kesadaran pajak dalam kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

Badan Eksekutif Mahasiswa (disingkat BEM) atau Himpunan Mahasiswa Universitas adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat pendidikan tinggi. Dalam melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki beberapa departemen. BEM dapat memasukkan inklusi kesadaran pajak sebagai salah satu programnya.

  1. Outbond:

Salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan outbond adalah permainan/games. Permainan yang dilaksanakan selama kegiatan outbond tidak hanya bertujuan sebagai hiburan bagi peserta outbond tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Kebanyakan games yang dilaksanakan dalam kegiatan outbond bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk bekerja sama dalam suatu tim. Inklusi kesadaran pajak dapat dikenalkan melalui games yang dilaksanakan dalam kegiatan outbond. Salah satu alternatif permainan dalam outbond adalah kwartet pajak. Selain menyenangkan, permainan ini juga dapat mengenalkan dan mendekatkan mahasiswa dengan pajak.

  1. Pekan Kreasi/Kampung Budaya:
  2. Company Visit:

Company Visit atau kunjungan mahasiswa ke perusahaan merupakan bentuk kegiatan studi mahasiswa diluar kampus. Tujuan diadakannya kegiatan company visit adalah agar para mahasiswa/i mendapatkan ilmu pengetahuan tidak hanya secara teori namun juga dari sisi praktis dari suatu perusahaan. Selain mengunjungi perusahaan swasta, Mahasiswa juga dapat melakukan company visit ke Direktotrat Jenderal Pajak. Mahasiswa dapat melakukan kunjungan ke KPP, Kanwil maupun Kantor Pusat. Mahasiswa yang dapat melakukan kunjungan ke DJP tidak hanya program studi perpajakan tetapi juga program studi lainnya

  1. Kuliah Umum:

Kuliah umum merupakan ceramah tentang masalah tertentu yang boleh dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan. Mahasiswa dapat menyelenggarakan kuliah umum dengan mengundang pejabat di Lingkungan Direktorat Jendera Pajak seperti Direktur Jenderal Pajak, Kepala Kantor Wilayah DJP maupun Direktur di lingkungan Kantor Pusat DJP. Kuliah umum juga dapat mengundang tokoh lain dengan membahas topik kesadaran pajak.

  1. Pembekalan KKN:

Dalam rangka menyiapkah mahasiswa untuk kuliah kerja nyata, perlu dilakukan pembekalan kepada mahasiswa. Dalam pembekalan ini dapat juga dimasukkan tentang materi materi bela negara. Mahasiswa dapat mendapatkan penjelasan bahwa pajak merupakan bentuk bela negara di era modern ini.

  1. Pelatihan Wirausaha:

Saat ini lulusan universitas tidak hanya tertarik untuk bekerja pada perusahaan besar, banyak juga lulusan universitas yang tertarik untuk menjadi wirausaha. Kegiatan pelatihan wirausaha ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan minat dan bakatnya di bidang wirausaha. Salah satu materi yang dapat diajarkan dalam pelatihan wirausaha adalah dengan  mengajari mahasiswa tata administrasi perpajakan yang baik.

  1. Olimpiade Pajak:

Olimpiade pajak dapat dijadikan sebagai acara tahunan yang bertujuan untuk mengasah pengetahuan peserta, meningkatkan kompetensi dan juga menjaga komunikasi dengan kampus lain. Kegiatan yang dapat dilakukan dalam olimpiade dapat berupa cerdas cermat, lomba debat seminar atau penulisan karya ilmiah dengan tema perpajakan, misalnya amnesti pajak.

  1. Pekan Seni:

Pekan seni dapat dilaksanakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat dan juga kreatifitasnya. Dalam pekan seni terdapat beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan seperti lomba pembuatan poster/film/karya seni dengan tema kesadaran pajak